Berbagi Lentera

:: karena Hidup Pasti Butuh Lentera ::

Posts Tagged ‘masjid

Download Audio Video Gratis dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

leave a comment »

Haramain Salaat Recordings

Bismillah, Assalamu’alaikum. Segala puji bagi Alloh serta sholawat dan salam untuk Rosululloh Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam.

Sekedar menginformasikan saja kepada rekan-rekan, ada situs yang sayang kalau tidak dikunjungi, yakni

http://www.haramainrecordings.com/ atau klik gambar masjid di atas.

Di situs tersebut, sholat-sholat berjamaah di Masjidil Haram Mekkah dan Masjid Nabawi Madinah secara update disediakan secara gratis untuk didownload untuk kita.

Daftar video dan audio sholat-sholat jamaahnya :

1. Madinah Fajr – فجر في مدينة
2. Makkah Fajr – فجر في مكة
3. Madina Maghrib – مدينة مغرب
4. Makkah Maghrib – مكة مغرب
5. Madinah Isha – عشاء في مدينة
6. Makkah Isha – عشاء في مكة
7. Friday Salaat – صلاة جمعة
8. Khusuf Prayers – صلاة الكسوف‎
9. Salaat Al Istasqa

Daftar Imam Masjidil Haram Mekkah :

Read the rest of this entry »

Written by berbagilentera

January 3, 2010 at 3:19 am

PENGARAHAN RINGKAS UNTUK JAMAAH HAJI DAN UMRAH SERTA PENZIARAH MASJID RASUL SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

leave a comment »

Oleh
Kumpulan Ulama

KEWAJIBAN-KEWAJIBAN BAGI JAMA’AH HAJI

[1]. Agar segera bertobat kepada Allah dengan sebenar-benarnya dari segala dosa, dan memilih harta yang halal untuk ibadah haji dan umrahnya.

[2]. Agar menjaga lidahnya dari dusta, menggunjing, mengadu domba dan menghina orang lain.

[3]. Dalam melaksanakan haji dan umrahnya, hendaklah bermaksud untuk mendapatkan ridha Illahi dan pahala akhirat, jauh dari rasa ingin dipandang, ingin tersohor dan berbangga diri.

[4]. Hendaklah mempelajari amalan-amalan yang disyariatkan dalam haji dan umrah, dan menanyakan hal-hal yang kurang jelas baginya.

[5]. Apabila telah sampai di miqat, diperbolehkan memilih antara haji Ifrad, Tammatu’ dan Qiran. Haji Tammatu’ lebih utama bagi yang tidak membawa binatang kurban, sedang bagi yang membawanya, lebih utama baginya melaksanakan haji Qiran.

[6]. Seseorang yang berihram, apabila ia merasa khawatir tidak dapat melanjutkan ibadah hajinya dikarenakan sakit, atau musuh, atau karena sebab lain, maka disyaratkan ketika berihram mengucapkan : “Inna mahallii haistuu habastanii” Artinya : Tempat tahallulku adalah di tempat ku tertahan”.

[7]. Anak-anak yang masih kecil haji mereka adalah sah, hanya saja haji semacam itu belum termasuk haji fardhu.

[8]. Orang yang sedang berihram boleh mandi dan membasuh kepalanya atau menggaruknya dikala perlu.

[9]. Bagi wanita yang sedang berihram diperbolehkan untuk menutup wajahnya dengan kerudung apabila takut dilihat kaum pria.

[10]. Mengenakan ikat kepala dibawah kerudung agar mudah sewaktu membuka wajah, sebagaimana yang sering dilakukan oleh sebagian kaum wanita, tidak ada dasarnya dalam syari’at.

[11]. Bagi yang sedang berihram boleh mencuci kain ihramnya kemudian mengenakannya kembali dan boleh juga menggantinya dengan yang lain.

[12]. Seseorang yang sedang berihram, apabila ia mengenakan pakaian berjahit atau menutupi kepalanya atau memakai wangi-wangian karena lupa atau pun karena tidak tahu akan hukumnya, maka ia tidak dikenakan fidyah.

[13]. Bagi yang melakukan haji Tamattu’ atau umrah, hendaklah menghentikan bacaan talbiyah apabila ia sampai di Ka’bah sebelum memulai Tawaf.

[14]. Ramal (lari-lari kecil) dan Idhtiba’ (mengenakan selendang ihram dengan meletakkan sebagiannya di atas pundak kiri, dan bagian lain disebelah ketiak kanan), hanya dilakukan pada Tawaf Qudum saja, dan ramal itu dikhususkan pada tiga putaran pertama, lagi pula untuk kaum pria saja, tidak untuk wanita.

[15]. Seseorang yang sedang melakukan Tawaf, apabila ia ragu apakah sudah melakukan tiga putaran atau empat umpamanya, maka hendaklah dihitung tiga putaran. Demikian pula diwaktu Sa’i.

Read the rest of this entry »

Written by berbagilentera

October 29, 2008 at 1:00 am

Posted in Berbagi Nasihat

Tagged with , , , ,