Berbagi Lentera

:: karena Hidup Pasti Butuh Lentera ::

Saudari Aljazair Memanggil Syaikh Al-Albani dalam Mimpinya

leave a comment »

Mengenai Imam Hadits, Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahulloh, diceritakan :

Suatu waktu, seorang saudari Aljazair memanggil Syaikh dan berkata: “Ya Syaikh! Saya mempunyai berita!”

Syaikh berkata: “Saya berharap Alloh memberkahimu dengan berita yang baik.”

Saudari : “Seorang saudari telah bermimpi, dan saya akan menceritakannya untuk Anda.”

Syaikh : “Saya harap dia melihat sesuatu yang baik.”

Saudari : “Ya Syaikh! telah ada seseorang yang datang dan menceritakan sebuah mimpi untuk Anda dan Anda berkata: “Saya harap kamu melihat sesuatu yang baik dan benar-benar berharap yang baik?” Apakah ini dianjurkan oleh Sunnah?”

Syaikh : “Tidak. Hal ini tidak dianjurkan, akan tetapi terkadang seperti ini tidak merugikan.”

Saudari : “Saudari ini telah melihat dirinya di atas balkon yang terlihat dari bawah. Dan dari bawah sini, dia (saudari) melihat Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan ciri-cirinya. Kemudian dia (saudari) melihatku berdiri di depan Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tersenyum kepadaku dan saya tersenyum kepada beliau.”

Kemudian saya memanggil saudari itu, dan berkata kepadanya: “Turunlah. Turunlah bersama kami.”

Ketika saudari itu turun, dan dia bertanya: “Siapa yang sedang kamu lihat?”

Saya berkata:” Lihatlah siapa yang saya lihat,” dan saudari itu melihat Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, kemudian beliau tersenyum, dan beliau terus tersenyum.

Kami (saya dan saudari itu) ketika berjalan bersama sepanjang lorong dan selagi kami berjalan, kami melihat seorang Syaikh pada lorong yang sama, sehingga kami mengucapkan salam kepadanya, “Assalaamu ‘alaykum.”

Syaikh menjawab kepada kami: “Wa ‘alaykum salaam wa rahmatullohi wa barakaatuh.”

Kemudian Syaikh ini bertanya kepada kami: “Apakah kalian melihat Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ?”

Kami berkata: “Ya, kita melihat beliau.”

Saudari ini bertanya: “Siapa Syaikh ini?”

Saya berkata kepadanya: “Beliau Syaikh al-Albani.” [akhir mimpi]

Saudari yang memanggil Syaikh kemudian berkata: “Saya meminta kepada Alloh supaya menjadikan mimpi baik ini untuk Anda ya Syaikh, dan saya berharap memberitahu Anda ya Syaikh, semoga benar-benar ini adalah kabar gembira, insya Alloh. Jadi apa yang akan Anda katakan ya Syaikh?”

Syaikh tidak berkata apapun, sepertinya air mata mulai turun pada wajahnya dan beliau menangis sedalam-dalamnya. Beliau kemudian meminta diantara saudara-saudaranya yang hadir untuk meninggalkannya.

diterjemahkan secara bebas dari :
Muhaddith al-‘Asr Muhammad Naasiruddeen al-Albaanee – halaman 40
http://www.fatwa-online.com

Written by berbagilentera

October 14, 2008 at 12:39 am

Posted in Syaikh Albani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: